Posted by | Posted in My Feature | Posted on 22-09-2008
Ada sms indah yang saya terima tepat ditengah malam Ramadhan hari ke 22 kemarin, dari seorang sahabat yang sekarang menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Kalimantan Timur, bunyinya begini :
Ku minta kepada ALLAH SWT
Setangkai bunga segar, Ia beri aku sebatang tanaman berduri
Kuminta seekor kupu-kupu, diberi NYA aku seekor ulat.
Ku kecewa dan sedih.
Namun beberapa hari kemudian,
Tanaman berduri itu berbunga mawar indah
Dan ulat itu menjadi kupu-kupu yang cantik
Itulah jalan ALLAH SWT, selalu INDAH pada WAKTU-NYA
Sebuah sms yang menyejukkan hati ditengah malam, saya tahu kalimat ini sudah sering dipergunakan akan tetapi saya yakin sesungguhnya ini adalah gambaran dari apa yang dirasakan olehnya.
Saya teringat kembali pertemuan saya dengannya minggu lalu, di mushola kantor, ketika dia dengan sabar menunggu saya menyelesaikan sholat sunat ba’da dzuhur, duduk sebentar berdua dan kami larut dalam sebuah diskusi pendek, namun begitu berarti. Keluh kesah dan harapan yang ada dalam pikirannya. Gelora hati diantara kecamuk masalah yang biasa dihadapi dalam kehidupan. Ada tiga kesimpulan yang sempat kami sepakati saat itu, jika dituliskan maka itu semestinya di cetak dengan karakter tebal, yaitu Professional, Mandiri dan Bermanfaat.
Mungkin malam ke 22 Ramadhan dilewati sahabat saya dengan perenungan dihatinya, atau telah terjadi sebuah pencerahan dalam dimensi spiritualnya, entahlah. Tetapi untaian kalimat indah yang dikirimkannya kepada saya adalah wujud rasa syukur yang dalam atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Manusia sebagai mahluk ciptaan-NYA hanya berada dalam konteks berupaya sekuat tenaga dan berdoa agar seluruh upaya bisa membawa hasil. Mungkin suatu ketika akan tertunda atau tidak diberikannya hasil sebagaimana harapan. Disaat itu tawakal adalah jawabannya dan bukan tidak mungkin kenyataan akan membawa bahagia, karena apapun itu Allah SWT yang mengetahui yang terbaik dan hanya Allah SWT yang mampu melakukannya.
Itulah jalan ALLAH SWT selalu INDAH pada WAKTU-NYA



pertamaxxxyeah…
premium…..selamat…selamat…yeah…:):)
pertamaxxx Plus Plushe..he..he..
INDAH memang untuk dikatakan, tapi sakit untuk dipraktekkan. Tapi bagaimanapun kita tetap terima. He he he
To : OdieNgalah dulu ama Rian yaa Diee….Emang indah koq…tapi..Si Indah, anak mana ya Die, kenalin donk…hehehe..
To : NotoYa piye tha mas…usaha yang semangat… HIDUP SEMANGAT!!!