Kalimat yang mengisyaratkan sebuah penyesalan mendalam dan sekaligus kehampaan. Entah kesalahan apa yang sudah dilakukan oleh orang yang menuliskannya atau seberapa jauh dia sudah salah dalam melangkah.
Benarkah kita tidak tahu apa tujuan hidup sebenarnya?
Pernah seseorang “Guru” berkata kepada saya, ketika kita lahir, telah dibekali dalam diri manusia sebuah chip kecil yang berisikan tujuan dari diri orang itu dalam hidupnya, ingin menjadi apa, ingin seperti apa, telah tertanam pada chip tersebut. Dan setiap butir tujuan yang ada dalam chip telah tercatat pada memory utama (yang oleh Sang Guru dikatakan sebagai Lauh Mahfudz)
Secara langsung memang tak ada yang tahu bagaimana masa depannya kelak, tetapi sepanjang perjalanan hidup akhir dari tujuan itu telah diperlihatkan, melalui bakat, sifat dan kecendrungan yang kita pilih bahkan hal ini bisa terlihat sejak kita masih bayi. Bakat, sifat dan kecendrungan yang ada didalam diri kita terkadang tidak pernah disadari, terkadang orang lainlah yang menemukannya, bisa jadi itu adalah orang tua kita, mungkin ditemukan oleh seorang pencari/pemandu bakat atau ada sebagian orang lagi menemukannya sendiri.
Ada masa, yang membuat seseorang akhirnya mempunyai tujuan, cita-cita atau sebuah visi dalam hidupnya. Sesungguhnya dia telah membaca data dalam chip miliknya dan data itu (yang selalu terhubung dengan memory utama) akan menuntun kita untuk menunjukkan jalan, apa saja yang bisa dilakukan untuk mewujudkannya. Tetapi, semua tergantung kepada kita, mau melakukan atau lelah ditengah jalan. Terkadang dalam upaya tersebut ada kegagalan, mungkin tersesat tidak tahu arah yang dituju, tetapi kembali lagi masih ada memory besar yang akan mampu mengembalikan langkah kita kepada kebenaran, kepada arah yang semestinya.
Titik penemuan atau titik penyadaran tentang kesalahan ini bisa saja disadari setelah 1 bulan, 3 tahun atau malah 10 tahun, tetapi akan tetap punya arti besar, dalam proses pencapaian hidup. Titik penyadaran biasanya akan terjadi ketika mengalami kejadian berat dalam hidup, bisa ditemukan dengan singkat seperti kaki yang terantuk pada batu kecil, tidak menyakitkan tetapi cukup mengejutkan atau dengan benturan keras yang membuat kita berdarah-darah.
Ketika penulis kalimat diatas menuliskan isi hatinya, saya yakin dia belum berada dalam kegagalan, justru berada pada titik penyadaran akan kesalahan, titik dimana seluruh kekuatan baru terhimpun. Apabila setelah itu dia menetapkan kembali tujuan langkahnya, maka saya yakin dia akan melesat cepat menuju tujuan, menuju cita-cita, menuju visi-nya.
Tidak pernah ada kata terlambat untuk memperbaiki arah. Yakinlah.
hari ini begini, besok akan menjadi apa….ungkapan ini sempat bersarang di benak saya. namun seiring dengan munculnya beragam kesibukan atas kerja dan usaha yang sudah di rintis sejak awal. Pikiran itu tak lagi bersarang. Progress itu sudah ada dan saya hanya membiarkannya mengalir apa adanya.
Duh jgn sampai terbentur dan berdarah-darah yaaa…ngeri…takut ndi’ kuat nanggungnya…!Thanks on your motivation word, bunda!Link nya ku pasang di All About Samarinda
to : PakdeAlhamdulillah jika memang Anda dapatkan itu. Terkadang proses pencarian yang kita lakukan ternyata berawal dan berujung pada satu tempat yang sama. Karena sebenarnya “itu” telah ada didalam diri kita.Sukses selalu untuk Anda, Pakde.
To : manggisLeh urang Samarinda, behambatan beraya’an.. Ada ha’ ni putu labu, kawa ndengani teh etam.Ndik ha’ ndak bedarah-darah dengsanak, mun kawa jangan sampai tegak tu.Thanks sama-sama jua leh. Pasang link saya…silahkan.
Klimaaaxxxx….watawwwww,,,heheheod keknya udah terbaca deh chipnya bunda, tapi sangat disayangkan, prosesor od aneh, klo panas gak mau jalan, klo dingin baru mau jalan… gimana tuh??wakakakak
To : OdieSyukur deh klo chipnya dah ketemu, klo prosessor cepet panas..itu problem biasa…solusinya pake pendingin double aja, boleh pilih pake yang manual atau air coolingHehehe…thx ya Od….
nah itulah masalahnya Bun,biasanya setelah ketemu chipnya biasanya kita harus reset BIOS.Jadi seperti back to the zero(mesti menyusun tujuan hidup ulang)
To :kanaktenggarongnge-blogKanak pintar….! Maaf yaa, menurut Bunda, biarpun di reset, tapi ga perlu sampai ke zero, chips nya khan tetap ada, ingat memory utama, formatnya gak akan berubah, cuma tinggal install ulang aja, yang gak perlu masuk recycle bin dan yang perlu harus dipertahankan.
Kalau yang bunda maksud chip itu adalah otak maka saya cuma bisa komentar kalau Otak kita beratnya kira2 satu setangah kilo, dan tampak seperti kacang mete yg keriput dan lembut, tidak begitu menarik pada pandangan pertama. Tetapi otak itu telah terbentuk dalam periode lima juta tahun. Apakah yg kita pikirkan cara kerjanya atau bagaimana dibangunnya, otak tetap menjadi oragan yg paling Ruuuuuar Biasa… dalam seluruh tubuh kita.Otak manusia dapat menyimpan informasi lebih banyak dari semua perpurtakaan di dunia.Otak bisa menjadi sebab kemarahan yang meledak-ledak (kayak petasan hehehe…) yang membuat kita malu, tetapi juga menjadi KEKUATAN yang melahirkan Gagasan2 terbaik yang pernah kita miliki dan tindakan2 amal sholeh yang pernah kita lakukan.So, bagimana kita bisa memanagement otak kita?
To : Notowaduuuuuh mas…malah bingung neeeeehhoff line aja yaaa bahasnyahehehe…tenkyuuuu…