Posted by | Posted in My Feature | Posted on 24-10-2008
Sebagai warga masyarakat Kaltim, saya menyambutnya dengan baik. Apalagi untuk putaran ke II ini, yang dipilih tinggal 2 pasangan. Dari kesempatan yang pertama kemaren, sudah tidak pernah perduli dengan kegiatan kampanye atau menjadi fans berat salah satu pasangan. Pembaca program kerja dan visi misi calon hanya dilakukan sambil lalu melalui koran atau jika kebetulan iseng buka berita di site online surat khabar di Kaltim. Tetapi tetap saja hati nurani tidak bisa bersikap “ora urus” sepenuhnya. Masih berharap Kaltim akan memiliki seorang pemimpin yang terbaik.
Jika pada putaran pertama, berangkat dari rumah ke TPS, tanpa menentukan pilihan, saya akan tentukan pilihan saya pada saat dibilik suara, maka kali ini sepertinya menjadi lebih yakin siapa yang akan dipilih. Yakin akan calon pemimpin ini akan menjadi yang paling tepat dan mampu membawa Kaltim menjadi lebih baik.
Setidaknya sebagai warga, saya bersyukur karena proses pilgub di Kaltim bisa berjalan aman dalam suasana kondusif. Terlepas dari kisah-kisah yang sedikit mengganggu, seperti tidak beresnya pendataan penduduk oleh pihak terkait dan banyaknya warga yang tidak menerima kartu pemilih atau justru mendapat dua kartu pemilih untuk TPS yang berbeda. Atau ada cerita salah satu pasangan yang melakukan pembagian sembako sehari sebelum pemilihan dilakukan. Semua menjadi bagian yang “biasa” dan semestinya bisa diperbaiki dikesempatan selanjutnya.
Ada catatan lain yang membekas dihati saya sepulang dari TPS kemaren, melihat petugas-petugas yang berada di TPS, masih sama dengan yang saya temui di putaran pertama, senyum masih menghiasi wajah mereka, masih bersemangat, entah apa yang ada dihati mereka saat bertugas, tapi saya melihat hanya keikhlasan yang ada dan rasa tanggung jawab atas amanah yang mereka pegang. Karena saya tahu honor yang mereka terima tidak banyak, tidak sebanding dengan yang dilakukan sejak persiapan hingga hari pemilihan.
Ahh..dalam hati saya tersenyum, semoga sang terpilih nantinya akan ingat kepada kerja keras mereka.
Dan hari ini, walaupun masih hasil penghitungan sementara, calon yang saya pilih masih memimpin menuju tempat pertama, semoga akan begitu terus hingga penghitungan selesai.
Dan kemaren benar-benar ……. dari Pilgub menjadi Pilgud (Feel Good) !!
pilih saya!!!saya akan berjanji menggratiskan pendidikan, menggratiskan kesehatan, dan wkonomi pembangunan akan jadi prioritas saya!!!pilihlah saya, karena saya benar2 bohong kepada anda….wakakakaka
To: Odie70Calon gubernur “kurangkerjaan” emang harus gitu kali yaaa……… hehehehe…