Posted by | Posted in My Article | Posted on 31-07-2009
Anda pernah merasakan jatuh cinta kepada seseorang, tetapi tidak bisa menyampaikan rasa cinta kepada orang tersebut? Saya pernah merasakannya. Dan sampai sekarang rasa cinta itu masih tetap ada.
Layaknya orang yang sedang jatuh cinta, maka bertemu dengannya pasti menjadi saat yang paling diinginkan, sayangnya setiap kali kami bertemu, tidak ada satu katapun yang bisa saya ucapkan, meskipun hanya sekedar menyapa. Saya hanya bisa menatapnya sampai akhirnya Dia berlalu dari pandangan saya.
Walaupun cinta itu tidak sampai membuat saya lupa diri, tetapi disaat-saat tertentu bayangannya pasti datang didalam pikiran saya. Memikirkannya membuat suasana hati jadi bahagia. Betah rasanya berlama-lama membayangkan sosoknya. Kadang tidak sadar jadi senyum-senyum sendiri.
Jika lama tidak bertemu, hati menjadi rindu.Kemungkinan bertemu hanya bisa terjadi dua kali setiap hari. Jika dalam satu hari saya tidak bertemu maka artinya saya harus menunggu besoknya.
Jatuh cinta padanya terjadi sekitar 7 tahun yang lalu dan sampai sekarang saya masih menyukainya. Ketika melintas didepan rumahnya, terpasang bendera hijau pertanda ada anggota keluarga yang punya rumah telah meninggal dunia. Ternyata Ibunya meninggal dunia. Khabarnya Sang Ibu meninggal bersama salah seorang anaknya, yang merupakan saudara kembar dari orang yang saya cintai ini.
Setelah kejadian itu setiap kali berangkat dan pulang dari kantor, saya selalu melihatnya duduk didepan rumah. Terlihat cantik dengan topi dan kaos kaki lucu yang dipakainya dan bahagia didalam gendongan Ayah atau neneknya.
Sejak itu cinta hadir dihati saya, setiap hari saya melihatnya tumbuh semakin besar. Saat mulai belajar berjalan atau bermain sepeda roda tiga dihalaman rumahnya.
Waktu itu saya hanya memiliki Ayah dan Ega, melihat anak perempuan yang lucu seperti Dia membuat saya semakin jatuh cinta. Apalagi mengetahui bahwa Dia sudah kehilangan Ibu, terkadang rasa sedih dan iba membayangkan Dia tidak bisa merasakan kasih sayang seorang ibu.
Tadi pagi saya kembali berjumpa dengannya, mungkin sekarang sudah kelas dua SD. Dia sedang bermain sepeda dipinggir jalan, memakai celana pendek dan berkaos warna pink, rambutnya terlihat kusut dengan wajah berkeringat, senyumnya lebar, terlihat gembira bermain dengan seorang temannya.
Saya sangat berharap, sekali saja bisa memeluknya dan mengelus pipinya yang gemuk bulat menggemaskan, tapi apalah daya, namanya saja saya tidak tahu.
Dan entah apa jadinya jika perasaan ini saya ceritakan kepada Si Adek, karena saya sudah berjanji hanya Adek yang saya sayangi se-Indonesia dan sedunia.
Memang cinta tidak selamanya harus memiliki, memandang wajahnya dan melihat dia dalam keadaan baik, itu sudah menjadi kebahagiaan tersendiri buat saya.



duh jadi trenyuh bacanya…
nikmati yang di berikan NYA tuk kita bos
Hihihiih setengah geli membacanya mbak, tapi juga haruuu…..
Yahhhh….begitulahhh cintaaa… hik hik hik… sangat senang hanya dengan melihatnya, apalagi melihatnya bahagia….
-Fitri-
Untung mbak Lyna ga posesif kikikik…
Coba kalo gitu dah diculik tuhh bocahhh hihihi
-Fitri-
salam mbak….
sekali2 mampir aja mbaj truz kenalan…
nggak coba bertamu ke rumah anak itu bun ?
nggak coba tanya siapa namanya ?
7 tahun bun….lama bener ya…
apalagi anak itu sudah piatu….
bingung mu ngomong apa, soalnya sy jg yatim piatu, hehee..
Suwung|
Siapp Pak Soewoeng
Saya akan berusaha untuk selalu bersyukur
atas nikmat yang telah diberikan NYA
thanks
Fitri|
Hehehe pernah ada keinginan gitu
pinjam sebentar trs nanti dikembalikan
tapi ga berani
hmmm cinta emang bgitu yaa…??
melihat yang dicintai bahagia
kita juga pasti ikut bahagia
Barry Devanda|
Salam kenal mas..thx udah mampir
Rozy|
gak pernah berani Pak
masalahnya beda kampung
lagi pula sy ga bakat jadi detektip
hehehe
Anak Tenggarong|
dihitung-hitung emang udah 7 tahun
kamu sekarang dimana?
dah balik ke Jawa ya
besok belimbur lho
asyiiik
Cantigi|
Sama atuhh Kang
Saya juga anak yatim
hehee…
Salam Bunda Lina. Terima kasih kerana menjadi yang pertama, kempen Ramadhan Zero Defect. Blog ini telah saya link kan pada blog saya atas tajuk my RZD blog list. Moga kita sama-sama diberkati Allah, Insya-Allah.
Akan cerita cintamu itu, seolah-olahnya seperti cerita yang dikisahkan buya Hamka, Di bawah lindungan Kaabah gitu
O ya jemput juga ke blog sajak saya di http://hijau-tinta.blogspot.com
Abuyon|
Dibawah Lindungan Ka'bah by Hamka
Waktu masih di Sekolah Menengah (Middle Scholl), rasanya saya pernah baca buku itu, tetapi sudah tidak terlalu ingat lagi alur ceritanya.
Tentang kisah cinta yang tak pernah sampai
antara Hamid dan Zainab, terpisah jarak antara Sumatera dan Mekkah. Kisah yang mengharukan, ketika perasaan cinta dan rindu hanya menjadi rahasia hati mereka. Dan hanya bisa mengadu kepada Allah akan derita mereka.
Walaupun cerita saya tidak sejauh Sumatera dan Mekkah….cuma beda kampung hehehe… tapi memang sama yaa…sama-sama tak sampai
Terima kasih Abuyon..
mbak, cerita yg menarik…
sekaligus bikin aku gimanaaa…gitu…hikz..
ajak aja anak mbk berkenalan dgn dia…kalo udah jd teman kan, nanti bisa sering2 main, ajaklah dia main ke rumah mbk…hihihi
jadi bisa puas2in deh…'momong' dia…
upss.., salam kenal ya mbak..
sungguh mengharukan kasih sayang yang terlahir dari rasa cinta dan perhatian atau itu hanyalah naluri keibuan aja…thanks
heuheu..pertama baca cukup kaget, namun stelah di akhir cerita semuanya mulai terkuak..kemana sbnrnya cinta itu akan di berikan..?? hhehehe…
ga ada salah nya bun untuk coba mngenal, toh anak yatim mmg harus di muliakan..dari pada bunda penasaran selamanya..??
[assalamu'alaikum]
Tisti Rabbani|
makasih mbak…saya juga rasa gimanaaa gt
mungkin suatu saat
klo ada kesempatan dan keberanian
hihi pokoknya sampe puasss
senang berkenalan
Angga Chen|
Mungkin juga
bisa jadi emang karena naluri keibuan aja
makasih Angga..udanh mampir ke sini
Didien|
Wa'alaikum salam Mas
hehehe …berhasil tha??
ga cuma Mas Didien yg gt
Ayah juga hehehe
dikira ada apa-apa
Iya Mas, memuliakan anak yatim emang wajib..
semoga ada kesempatan
iihh jadi makin penasaran nih
cinta memang tak selamanya harus memiliki, tapi cinta sejati selalu abadi di lubuk hati, cintailah orang yang terdekat, maka kita tak akan kehilangan cintaNya…..
saya jg punya cerita agak sama..
pas SMA saya naksir KK kelas,sampe2 melakukan hal2 gila layaknya secret admirer..sampe sekarangpun perasaan saya ama dia msh tetep..padhl dia udh merit kali..(ga peduli).
terkadang bingung..ini cinta atau sekedar " nge-fans" ama dia…Padahal udh 7 taunan ga prnh ngeliat dia..
hmm…. iya bund, saya juga gi jatuh cinta dan gak kesampaian….
btw, kabar saya baik, alhamdulillah… semoga bunda sekeluarga juga ya… ^^
Bangfad|
terima kasih Bang
anda benar sekali
bagi saya yang paling penting adalah hati yang tulus. Perlakukanlah semua orang sebagai orang penting dan berharga bagi kita
terima kasih telah sudi mampir
Mel|
Cinta emang aneh…ga ada kalimat rasional yang mampu mendefinisikannya dengan jelas
semoga Mel mendapatkan jodoh yang terbaik…walaupun bukan Si KK kelas tadi
Agung|
duuuh yang lagi jatuh cinta
koq belum apa-apa udah bilang ga kesampaian sih
berjuang .. berjuang…
kobarkan semangat mojopahit di hatimu
layaknya pahit gajah mada
he he he
Alhamdulillah Mas kita semua dalam keadaan sehat ^_~
senang aja dengar ada yg punya cinta, jangan pernah berpaling dengan cinta…seberapapun sakitnya. salam.
hm…inget lagunya netral,
CINTA MEMANG GILA…
GAK KENAL LOGIKA…
bla..bla..bla…
bener ya bund ya…
kok komen saya di blogger ditolak terus ya…?
eh…bisa. mungkin kalo bunda lina bilang ke anak itu, dia malah takut dan bunda nggak bisa liat dia lagi.
aji senang bacanya, tante pandai memainkan kata…
utap is coming back !!!!
bunda emang top abis kalo ngerangkai kata2…
like andrea hirata…
kuq belum apdet bun, sedang sibuk bgt ya bun..??
gmn kabar bunda dan keluarga..??
[assalamu'alaikum]
7 tahun mencinta..? saya sudah 9 th mencinta bun..tp hiks hiks…blm jugaresmi..hihihihi *ga nyambung*
bunda.."mungkin" ini kunjungan pertama saya kesini, ijin tukar link ya bunda…
salam untuk keluarga dan bunda..
1 tahun selingkuh