Tidak terasa kita telah memasuki Ramadhan pada hari yang ke 16, sepuluh hari yang pertama telah kita lalui. Saat ini kita berada pada sepuluh hari yang kedua, insya Allah selanjutnya bisa berada pada kesepuluh hari yang ketiga.

Ramdahan Zero DefectDi dalam sebuah Hadist diriwayatkan, Rasulullah Saw bersabda, “huwa saharun awwalahu rahmatun, wa aswatuhu maghfiratun, wa akhiruhu idhkum-minannaar, yang artinya, “Sepuluh hari pertama Ramadan membawa rahmat Illahi, sepuluh hari kedua pengampunan segala dosa, dan sepuluh hari terakhir adalah terhindar dari api neraka.’

Saat di dalam Ramadhan , dimana Allah ‘Azza Wa Jalla menebarkan rahmat yang sebanyak-banyak bagi umat telah lewat, dan tidak akan bisa kita ulang kembali. Sepuluh hari kemarin apakah telah kita manfaatkan dengan baik atau berlalu begitu saja dengan lapar dan haus yang kita rasakan karena berpuasa.

Allah memuliakan bulan Ramadhan melebihi sebelas bulan yang lainnya. Seluruh ibadah wajib dilipat gandakan nilai amalnya puluhan kali lipat, sementara ibadah sunat dinilai sama dengan ibadah wajib pada bulan yang lain, sungguh besar kasih sayang yang Allah berikan dibulan ini, semua doa yang diminta umat-Nya akan dikabulkan Allah bahkan tidurnya orang berpuasapun adalah ibadah disisi Allah.

Kadang nafsu dan keangkuhan manusiawi kita berkata “ jika tidak bisa dengan baik ditahun ini, maka saya akan lebih baik di Ramadhan tahun depan” . Tentu saja sikap positip dan yakin akan kemudahan dimasa yang akan datang, wajib ada didalam hati, tetapi kita tidak pernah tahu kapan sang waktu akan berakhir untuk kita. Setiap detik Sang Malaikat Maut bisa saja berkunjung dan menjemput kita kembali keharibaan Illahi. Kita tidak bisa tahu apa yang akan terjadi beberapa saat nanti, apalagi pada tahun yang akan datang.

Setiap malam dibulan Ramadhan, di masjid-masjid selalu ada kerabat yang bersedekah dan berinfak seraya meminta di bacakan doa arwah untuk sanak keluarga yang telah meninggal dunia, seluruh jamaah mengaminkan dan turut mendoakan bagi almarhum, setiap malam saya berpikir “ Yaa Allah, bukan tidak mungkin pada Ramadhan tahun depan nama saya yang akan disebut dan dikirimi doa oleh keluarga dan diaminkan oleh seluruh jamaah”

Seandainya kita semua berpikir bahwa Ramadhan tahun ini adalah Ramadhan yang terakhir tentu tidak ada satu haripun didalamnya yang akan kita lewatkan begitu saya tanpa diisi dengan ibadah dan hal-hal yang baik.

Ramadhan tersisa 14 hari lagi, semoga sisa hari ini masih menjadi milik kita, semoga kita masih diberikan kekuatan dan semangat untuk terus berusaha meraih keutamaannya. Allah SWT telah menjanjikan surga bagi umat-Nya yang ikhlas beribadah pada bulan mulia ini.

Semua doa yang dipanjatkan akan dikabulkan oleh Allah SWT. Memintalah kepada Allah, menangis memohon keridoan-Nya. Jika saat ini kita sedang sakit yakinlah dengan doa Allah akan menyembuhkan, jika sedang mengalami masalah rumah tangga memohonlah agar bisa diselesaikan dan kembali dalam kebahagiaan keluarga, jika sedang menghadapi masalah keuangan, himpitan hutang, menangislah kepada Allah agar dilapangkan dan diberikan jalan keluar. Jika sedang menghadapi amanah dan pekerjaan yang berat, berdoalah kepada-Nya maka kekuatan Allah akan memudahkan jalan didepan kita. Doakanlah Ayah Ibu, anak-anak kita, kerabat keluarga, teman dan sahabat agar selalu selamat dalam lindungan-Nya.

Agar Ramadhan yang mungkin menjadi Ramadhan terakhir ini, bisa menjadi milik kita sebenarnya. Amiin Allahuma Amin.