Pulang kerumah pukul 21.00 wita, saya sempat meyaksikan siaran ulang penyerahan Piala Oscar 2010, ajang penghargaan bagi pekerja seni dibidang perfilman di Amerika.

Jujur saya takjub, setidaknya menonton acara ini bisa mengalihkan perhatian saya sejenak dari hiruk pikuknya berita tentang penyergapan anggota teroris dan Skandal Bank Century.

Bukan karena keindahan duniawi seperti betapa glamournya gaun-gaun malam dan setelan jas yang dikenakan oleh seluruh artis yang ada diacara tersebut atau tata panggung spektakuler serta lighting yang indah dan bukan karena potongan-potongan film yang dibuat menjadi sangat menarik yang membuat saya takjub. Saya tahu itu hanyalah keindahan duniawi yang tidak semuanya membawa kebaikan apabila tidak bisa dikelola dengan nurani yang baik.

Ketakjuban saya adalah ketika menyadari dan merasakan betapa kuatnya semangat dalam sebuah proses meraih cita-cita dan harapan.

Satu persatu orang-orang yang dianggap terbaik dari setiap katagori yang menjadi bagian dari penilaian untuk sebuah Piala Oscar, maju kedepan menerima anugerah itu, melihat orang-orang terbaik itu menggenggam pialanya dengan penuh keharuan bahkan tidak sanggup lagi menahan tangis, mendengarkan setiap kata yang mereka ucapkan dalam pidato singkatnya, membuat saya merinding, ucapan terima kasih kepada setiap orang yang telah berjasa dan mendukung atas keberhasilan mereka, membuat saya tersenyum bahagia , ikut merasakan kebahagiaan mereka dan merasakan haru yang dalam karena prestasi itu tentu telah melalui waktu yang panjang dan kerja keras yang membutuhkan seluruh kekuatan hati sekaligus kekuatan fisik.

Mungkin, apa yang saya rasakan adalah sama dengan apa yang dirasakan oleh semua orang yang hadir secara langsung dalam acara itu. Bangga dan bahagia atas apa yang telah diraih oleh orang lain yang satu profesi sekaligus juga bangga dan bahagia atas kerja keras dan kecintaan mereka kepada pekerjaan.

Berdiri serentak dan memberikan applaus dengan tulus tanpa ada keangkuhan, saya melihat tatapan mata mereka yang juga tulus, mengakui bahwa setiap orang adalah istimewa, setiap orang adalah berbakat dan memiliki kemampuan yang sama.

Ini menunjukkan SEBUAH SEMANGAT bahwa sebuah prestasi bisa diraih melalui NIAT, KEBERSAMAAN, KERJASAMA yang kuat dan KEIKHLASAN untuk BERBAGI. Saya melihat betapa mereka saling mendukung satu sama lain dan ketika cita-cita pribadi ingin diwujudkan maka raihlah tangan dan bawa orang lain untuk maju dan meraih prestasi bersama-sama, walaupun mungkin cita-cita dan harapan itu berbeda. Semangat inilah yang membuat sebuah cita-cita dan harapan walaupun sebesar apapun bisa diraih dan menjadi hal yang tidak mustahil untuk diwujudkan.

Semangat KEBERSAMAAN DAN KEIKHLASAN BERBAGI inilah yang menjadi jiwa dalam Indonesia’s Beautiful Sharing Netwoking (IBSN), berusaha merangkul bloger-bloger Indonesia dalam wadah sederhana yang bercita-cita untuk berbagi ilmu pengetahuan dan menyampaikan jutaan pesan moral bagi setiap orang.

Adalah keinginan untuk menjadikan setiap bloger Indonesia menjadi bangga dan bisa bermanfaat bagi sesame melalui tulisan, menyebarkan ilmu dan pengetahuan.

IBSN adalah sebuah wadah insan indonesia dalam jaringan internet dengan berbagai jenis blog platform yang memiliki konsep keindahan berbagi. Implementasi konsep tersebut berasal dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan cabangnya. karena, secara harfiah, manusia memang dilahirkan untuk berbagi.

Keyakinan atas kesamaan persepsi itulah yang akhirnya menggemakan jutaan pesan moral ke segala penjuru relung hati nurani manusia. IBSN adalah milik insan Indonesia, yang lahir bersamaan saat raga kita menghirup udara pertama.

Kemewujudan IBSN berorientasi kepada sebuah bentuk & wadah untuk menggeneralisasikan semua pola pikir, pola ucapan & pola tingkah laku personalisasi individu agar lebih terstruktur dan dinamis dalam wawasan kehidupan berbagi, apapun keyakinan yang kita anut. karena IBSN yakin, kebaikan berbagi selalu ada dalam setiap keyakinan apapun di planet ini

Dari beberapa event yang telah dilaksanakan oleh IBSN maka misi yang diusung adalah keinginan untuk menjadikan anggota IBSN menjadi bangga akan hasil karya dan kerja keras mereka, keinginan terakhir IBSN adalah menghimpun semua tulisan yang pernah ikut dalam IBSN Blog Award menjadi sebuah buku. Melalui niat baik ini diharapkan akan menjadi sebuah prestasi bagi setiap insan yang ada didalam IBSN, yang mampu memberikan inspirasi agar tidak pernah patah semangat untuk terus menulis dan menyebarkan ilmu serta kebaikan yang bermanfaat bagi sesama.

Kembali lagi ke anugerah Piala Oscar dalam Academy Award, Sandra Bullock yang terpilih menjadi The Best Actress berkata dengan rendah hati bahwa prestasinya tidak lepas dari dukungan banyak pihak dan sedikit keberuntungan. Tetapi kemudian Sandra Bullock melanjutkan dengan tambahan bahwa itu tidak akan terjadi apabila Sang Ibu memperbolehkannya pacaran sebelum usia 18 tahun, tidak mengharuskannya berlatih piano, berlatih ballet dan tidak melarangnya bermain karena harus berlatih acting setiap pulang sekolah.

Dari Oscar kita bisa menarik sebuah pelajaran, untuk sebuah pencapaian maka diperlukan niat, kerja keras, kasih sayang, dukungan dan kebersamaan .