Ini adalah kilas balik ketika dirumah kami ikut mendukung program Earth Hour, salah satu kampanye WWF, organisasi konservasi terbesar di dunia, berupa inisiatif global yang mengajak individu, praktisi bisnis, pemerintah dan sektor publik lainnya untuk mematikan lampu dalam 1 jam, pada hari  Sabtu tanggal 27 Maret 2010 pada pukul 20.30-21.30 waktu setempat.

Satu jam mematikan lampu dirumah mungkin tidak akan berpengaruh besar tapi dari kampanye ini diharapkan pemahaman khalayak untuk mengurangi pemakaian listrik bisa semakin luas dan target effisiensi energi ini bisa terus berlanjut hingga akhir kampanye.

lilin_earth_hour

Ketergantungan kita terhadap pemakaian listrik yang sumbernya berasal dari pembangkit listrik yang bahan bakarnya adalah minyak bumi (yang berasal dari fosil) akan mengeluarkan banyak CO2.  Pelepasan gas emisi ke atmosfir bumi ini setiap hari semakin banyak sehingga membentuk lapisan tebal. Lapisan ini menyebabkan terganggunya proses penyerapan dan pengembalian energi panas yang diterima oleh bumi.

Sehingga terjadilah effek rumah kaca (pemanasan global), suhu bumi meningkat, meyebabkan mencairnya lapisan es di kutub, meningkatnya permukaan air laut dan terjadinya perubahan iklim yang ekstrim ini membuat ekosistim terganggu, hutan kehilangan kemampuannya untuk menyerap CO2 di atmosfir.

Banyak yang berkata, bahwa kita telah cukup membantu untuk menyelamatkan bumi, karena PLN hampir setiap hari melakukan pemadaman. Tetapi menurut saya kampanye ini tidak ada hubungannya dengan pemadaman listrik oleh PLN, semua berdasarkan kesadaran dan kerelaan hati.

Sayang sekali saat Earth Hour di rumah kami, masih ada satu lampu yang harus tetap menyala, yaitu dikamar Ega putra kami,  saya tidak tega meminta Ega mematikan lampu kamarnya, karena masih melaksanakan Ujian Nasional dan harus belajar.

Tapi  kemarin Ega membuat sebuah graffiti dengan thema Save The Earth, mungkin mengganti atas lampu yang menyala dikamarnya selama Earth Hour :)

savetheearth2

Apa yang telah dilakukan mungkin tidak akan bernilai banyak bagi bumi tetapi semoga dengan tindakan kecil ini bisa membuat perubahan besar.