Tips Untuk Kulit Terbakar Matahari

6

Posted by Lyna Riyanto | Posted in My Article | Posted on 05-01-2012

Saya sedikit kaget dengan komentar Mas Soewoeng di posting yang lalu, beliau bertanya apakah sudah pengumuman apa belum.

Bagaimana tidak kaget, karena saya tidak pernah berpikir kapan lomba menulisnya akan diumumkan. Bukan karena saya tidak perduli tetapi memang lupa. Saya malah tidak tahu apa sudah pengumuman apa belum :D

Dan komentar itu juga sekaligus menyadarkan saya kalau sudah hampir 3 minggu tidak menulis disini.

Baiklah. Pembukaan yang terasa garing ini saya sudahi dulu :D Sekarang waktunya meneruskan tulisan sesuai judul diatas Tips Untuk Kulit Terbakar Matahari.

Read the rest of this entry »

Ayo Ngeblog : “Ngeblog Aja…”

15

Posted by Lyna Riyanto | Posted in My Article | Posted on 16-12-2011

“Ngeblog Aja…. ”

Itu kalimat yang dilontarkan suami saya ketika saya curhat karena merasa kekosongan dari kegiatan yang berhubungan dengan tulis menulis.

Read the rest of this entry »

Menghitung Obesitas

8

Posted by Lyna Riyanto | Posted in My Article | Posted on 12-12-2011

Dalam rangka ingin sehat ceritanya nih, tapi malas mengerjakan sendiri, jadilah keinginan minum jus melon terpenuhi dengan membeli, cepat dan siap disantap.

Depan gang seberang jalan ada sebuah salon, kalau malam berubah fungsi terasnya menjadi tempat berjualan jus buah aneka rasa, pisang keju dan pangsit goreng aneka isi.

Sambil duduk menunggu pesanan Jus Melon saya selesai, iseng-iseng membaca majalah lama yang ada di salon. Ketemu artikel tentang obesitas, ada yang menarik yang saya baca yaitu bagaimana mengukur apakah seseorang termasuk kelebihan berat badan (obesitas) ataukah tidak.

Read the rest of this entry »

Ketika Bulan Berkelahi Melawan Matahari

8

Posted by Lyna Riyanto | Posted in My Article | Posted on 11-12-2011

Tadi malam sekitar jam 22.00 wita peristiwa Gerhana Bulan kembali terjadi. Saya menyaksikannya bersama adik dan keponakan di teras rumah kami.

Cuaca memang tidak terlalu cerah apalagi sore sebelumnya turun hujan, tetapi citra rembulan malam tadi terlihat cukup jelas.

Read the rest of this entry »

Nama Korban Jembatan Kutai Kartanegara

9

Posted by Lyna Riyanto | Posted in My Article | Posted on 27-11-2011

Jembatan Kutai Kartanegara yang menjadi landmark sekaligus ikon megah Kabupaten Kutai Kartanegara kemarin tanggal 26 November 2011 telah runtuh.

Jembatan dengan panjang kurang lebih 710 meter yang menghubungkan Kota Tenggarong dengan Kota Tenggarong Seberang ini dibangun mulai tahun 2001 dan selesai pada tahun 2003 (sumber Wikipedia) ambruk sekitar pukul 16.20 Wita.

Dilaporkan bahwa sejak pagi telah diadakan perbaikan dan perawatan terhadap jembatan tersebut. Proses perbaikan ini membuat lalu lintas yang melintasi jembatan mengalami gangguan dan sempat terjadi antrian.

Hingga tulisan ini dibuat telah dipastikan jumlah korban luka dan meninggal dunia serta masyarakat yang melaporkan kehilangan keluarga yang diperkirakan menjadi korban dalam musibah ini terus melapor ke Posko Evakuasi Korban yang didirikan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Berikut daftar nama korban musibah runtuhnya Jembatan Kutai Kartanegara.Data ini berasal dari Humas Rumash Sakit AM. Parikesit Tenggarong

Korban Meninggal Dunia

1.  Agus  (25 tahun ) warga Jalan Danau Aji

2.  Fairus (19 tahun) warga Jalan Danau Aji

3.  Bayi Alicia (1,6 ) warga Loa Kulu

4.  Mr. X

Korban luka yang berada di Rumah Sakit AM. Parikesit

1.  Rosalina (Samarinda)

2.   Adam Nur (Melak)

3.   M. Ramdani (Gunung Jati)

4.   Monica (Samarinda)

5.   Rian (Balikpapan)

6.   M. Khaidir (Kota Bangun)

7.   Aji Titin R (Loa Kulu)

8.   Yaya H (Tenggarong Seberang)

9.    Masrudin (Samarinda)

10.  Ema (Tenggarong)

11.  Ruri (Jakarta)

12.  Syahrani (Tenggarong)

13.  Nursiyah (Tenggarong Seberang)

14.  Dani (Kota Bangun)

15.  Jamal (Tenggarong)

16.  Sandi Aulia (Tenggarong)

17.  Yusuf (Kota Bangun)

18.  Nita (Tenggarong)

19.  Syofian Hasyim (Tenggarong Seberang)

20. Rian

21.  Putra

Pagi ini proses evakuasi dan pencarian korban kembali dilanjutkan setelah tadi malam dihentikan karena pertimbangan bahaya yang akan dihadapi oleh tim penyelamat akibat arus air sungai Mahakam dan naiknya tinggi muka air sungai Mahakam.