Posted by Lyna Riyanto | Posted in My Fiction Story | Posted on 19-10-2010
Jam bulat berwarna putih yang tergantung pada dinding telah menunjukkan pukul 16.35, kantor telah sepi karena jam kerja sudah lama usai. Diruangan yang sejuk itu hanya ada Dian dan Livia
Livia memandangi lembaran kertas dihadapannya, wajahnya menegang kemudian terangkat pelan, sambil menghela napas, berusaha menenangkan emosinya yang mulai tersulut.

Read the rest of this entry »
Posted by Lyna Riyanto | Posted in My Fiction Story | Posted on 17-06-2010
AIDA
Waktu subuh baru saja berlalu. Cahaya lembut matahari pagi mulai menembus diantara tirai jendela. Aida menutup Al-Quran yang sejak tadi dibacanya. Melepas mukenanya, melipatnya dengan rapi dan meletakkannya disudut tempat tidur.
Perlahan berdiri dan berjalan menuju jendela dan membukanya. Aroma tanah basah oleh embun pagi menyeruak dan perlahan menghirup udara pagi yang sejuk menyegarkan seluruh rongga dadanya.
Read the rest of this entry »